|
|
||||
|
Home I Berita I Tentang DPRD I Sekretariat DPRD I Badan Anggaran I Badan Musyawarah I Komisi I Badan Legislasi l Badan Kehormatan |
||||
|
Galery Foto Buku Tamu |
|
|||
|
Siapkan Desain Baru, Dijamin Lebih Murah Rangka baja, Jembatan Ngadiluwih-Mojo mirip dengan jembatan Papar
Kediri Kabupaten- pemkab menyiapkan desain baru untuk pembangunan jembatan Ngadiluwih-Mojo. Ini dilakukan guna mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat. Sebab, desain lama dianggap terlalu mewah dan menyedot anggaran besar. Kepala Dinas PU Kabupaten Kediri Dwi Hari Winarno mengatakan,”desain baru ini dipastikan lebih murah. Modal lengkung segmental box girder balance Contilever with Arch, kali ini menggunakan desain Frame bridge steel sedang rangka baja yang lebih sederhana. “desainnya seperti jembatan alun-alun Kota Kediri atau Jembatan Papar-Kelutan kalau sudah jadi,” ujarnya kepada Radar Kediri, kemarin. Seperti diberitakan pemkab kembali menyeriusi rencana pembangunan jembatan Ngadiluwih-Mojo yang sempat digagas pada 2004. Bahkan, beberapa hari terakhir dinas PU sudah mulai mengukur lahan yang akan digunakan. Masing-masing di Desa Branggahan dan Bangle, kecamatan Ngadiluwih serta Desa Tambibendo, kecamatan Mojo. Sebelumnya, pembangunan jembatan itu terkendala oleh anggaran yang cukup besar mengingat desainnya yang dinilai terlalu mewah. Biayanya menelan ratusan milyar. Padahal, PU Bina Marga Pusat hanya menyetujui desain rangka jembatan biasa senilai Rp. 30 Milyar. Menurut Dwi Hari, desain baru dibuat sesuai dengan revisi detail engineering desain (ded) 2010. Dari segi anggaran nominalnyapun bisa dipangkas. Jika desai lama membutuhkan total dana Rp. 107 milyar, desainrangka baja ini hanya memerlukan dana Rp. 40 milyar. “itu masih estimasi, biayanya sekitar itu,” terangnya. Lalu, kapan pembangunan fisik dimulai ? Dwi mwnjawab masih lama. Saat ini, pemkab masih fokus untuk pengadaan tanahnya. Jika semua sudah bisa dibebaskan, proses pembangunan fisiknya baru bisa dimulai. “kemungkinannya setelah 2015, “ katanya. Untuk diketahui, dari pengukuran yang dilakukan dinas PU, ada 17.542 m2 tanah milik warga yang harus dibebaskan. Untuk itu diperkirakan membutuhkan anggaran Rp. 5 milyar yang baru akan diajukan pada perubahan anggaran keuangan (PAK) pertengahan tahun.
Sumber Radar Kediri, Senin 5 Pebruari 2012 Berita Sebelumnya
Setelah melalui beberapa tahapan dan pembahasan akhirnya APBD 2012 disetujui bersama. Hal ini ditandai dengan penandatangana Nota Persetujuan Bersama Raperda tentang APBD Kabupaten Kediri tahun anggaran 2012 di ruang Graha Sabha Canda Bhirawa 6 Desember 2011 jam 19.00 wib. SELASA, 6 Desember 2011 Kades Akan Dapat Jaminan Kesehatan *Pemkab Jatah Dana Rp. 300 Juta Untuk Pamong Non PNS Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) kini tak hanya diberikan pada rakyat miskin. Para Kepala Desa dan Perangkat Desa pun bakal menikmatinya. Sebab pada 2012 nanti pemkab telah mengajukan anggaran jaminan kesehatan bagi pamong desa ini. Informasi yang dihimpun radar kediri dari rencana kerja anggaran pemkab 2012 menyebut usulan nominal anggarannya Rp 300 juta. SENIN, 28 Nopember 2011 Bupati Sampaikan Nota Keuangan APBD TA 2012 di Depan DPRD
Arsip Berita Terkini - Parade Nusantara Surati Kemendagri Tuntut Undang-Undang Desa Segera Disahkan - Minta Hapus Pungutan Parkir Tidak Efektif Karena Masih Dipungut - Kurang Sebulan Abutment Baru Separo Rekanan Proyek Jembatan Papar Optimis Tuntas - Pemkab Putus Kerjasama Parkir Pemkot Karena Pengendara Tetap Dipungut Saat Masuk Kota - Presentasi RKA, Komisi A Gelar RDP dengan Mitra Kerja - Dana Rp 4 M Baru Terserap 10 Persen - Target PAD Meleset, Banggar Butuh Bimtek - DPRD Kabupaten Kediri Menerima Kunjungan DPRD Kabupaten Tuban- DPRD Segera Bahas KUA PPAS dan RAPBD 2012 - DPRD Setujui 12 Raperda Kabupaten Kediri - PDAM Disuntik Dana Rp 26 Miliar - Seragam Baru PNS Rp. 3,84 M, Anggaran Rutin Pemkab Anggap Wajar - Mangkrak, Rumah Dinas Jadi Gudang - Penjelasan Bupati atas 12 Raperda Kabupaten Kediri - Data Rancu, Cemas Program Tak Tuntas - Komisi A DPRD Mengusulkan Perda Tentang Pemilihan Perangkat Desa - Baleg DPRD Rekomendasikan 12 Raperda - Sarana PENDIDIKAN, Temuan Proyek Rehab SD Bermasalah Tambah - Ratusan Warga Semen Wadul Pemkab- Komisi C Meminta, Pemda Tertibkan Pembukaan Lahan Ilegal di Semen - BAMUS JADWALKAN KEGIATAN DPRD BULAN OKTOBER - Kontraktor Bongkar Ulang Ruang SDN Ringinpitu - Dana Cukai Cair, Dewan Ditilap - Zikir Bersama di Atas Jembatan Mrican - 30 % Aset Tak Jelas, Banyak Yang Kedaluwarsa dan Belum Bersertifikat - Study Banding DPRD Kab. Sragen Bahas Raperda Inisiatif - Pertanyakan Dana Hibah Rp 16 Milyar - Rehab Gedung Sudah 70 Persen Ingin Hubungan Eksekutif dan Legislatif Harmonis - Jaga Keamanan Stok Gula, Komisi B Kunjungi PG Mritjan
|
OPINI Oleh: Erjik Bintoro Beberapa waktu yang lalu saya bertemu salah seorang teman yang menerjuni bisnis penjualan salah satu motor merk terkenal, dia cerita, bahwa di Kabupaten Kediri ada 4 dealer motor yang menjual motor dengan merk yang sama dengan yang dia pasarkan. Dia sendiri rata-rata omzet penjualannya berkisar 300 unit motor per bulan. Itupun termasuk paling sepi dibanding dealer yang lain.
Oleh : M. Solikin |
|||
PARIPURNA
Setelah melalui beberapa tahapan dan pembahasan akhirnya APBD 2012 disetujui bersama. Hal ini ditandai dengan penandatangana Nota Persetujuan Bersama Raperda tentang APBD Kabupaten Kediri tahun anggaran 2012 di ruang Graha Sabha Canda Bhirawa 6 Desember 2011 jam 19.00 wib.
|
||||
|
Kediri On The Spot KAMIS, 20 Oktober 2011 ANALISIS Penyesuaian Tarif Retribusi Tidak Jelas * Kenaikan Sewa untuk pemanfaatan Aset sampai 500% Disoal KEDIRI KABUPATEN- dasar kenaikan tarif dalam sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda) retribusi 2011 yang diajukan pemkab dinilai tidak jelas. Apalagi proses penyesuaian tarif sehingga bisa naik 100 sampai 500 persen masih kabur. JUMAT, 14 Oktober 2011 Tiga Jam,Transaksi Capai RP 2,4 Miliar
JUMAT, 14 Oktober 2011 Gelar Upacara Hari Jadi Pemprov Jatim
Arsip Berita - Hanya 20 Persen Yang Nikmati Kredit UMKM - Bupati Haryanti Kunjungi 7 Desa di Banyakan, Pantau - Bioskop Kelud Segera Operasional - Setahun Rusak, Jembatan Sukoanyar Mojo Mulai Diperbaiki - Bupati Haryanti Tinjau 15 Desa - Penyaluran BOS Kembali ke Sistem Lama - KANTOR IMIGRASI SEGERA BEROPERASI DI DOKO KAB. KEDIRI - SE tidak jaDi keluar, Formula Belum Jelas - PEMKAB TAMBAH PENGHASILAN KADES - Tak Serakah Tapi Tak Mau Rugi Ketika Sekdes Mendapat Gaji Dobel - Sekdes Minta 70 %, Kades 30 % - Rawan Konflik, Konsep Raperda Belum Tuntas - KADES KHAWATIR SE BUPATI PICU GEJOLAK
|
||||
|
|
||||
|
|
||||
|
DPRD Kab. Kediri Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Telp. (0354)681862 Fax (0354)695883 Copyright © 2009 - 2014 DPRD Kabupaten Kediri Jawa Timur - Indonesia Email : setwan@dprdkedirikab.go.id |
||||