Home   I   Berita   I   Tentang DPRD   I   Sekretariat DPRD   I   Badan Anggaran   I   Badan Musyawarah   I   Komisi   I   Badan Legislasi   l   Badan Kehormatan

 

Pimpinan DPRD


Fraksi - Fraksi


Panitia Khusus


Galery Foto


Buku Tamu

 

 
 

 

Kades Kediri, Nganjuk, Jombang ‘Hadang’ SBY
Berkumpul di Mengkreng, Tuntut Sahkan RUU Desa


KEDIRI KABUPATEN- Ratusan kepala desa dan perangkat kabupaten Kediri,Nganjuk, dan Jombang kemarin mengelar demontrasi di perempatan Mangkreng Purwoasri Mereka Bermaksud ‘Menghadang’ rombongan Presiden Sosilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hendak pulang kampong ke pacitan. Isu yang dibawa sama, yaitu mendesak pemerintah segera mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) tentang desa.Aksi ratusan kepala desa perangkat yang tergabung dalam persatuan rakyat desa (Parade) Nusantara digelar hamper bersamaan sekitar, pukul 10.00.
Perempatan Mengkreng dipilih karena menjadi salah satu pusat kepadatan lalu lintas yang menghubungkan langsung wilayah Kediri, Nganjuk, dan Jombang.
Sebelumnya, mereka berangkat dari wilayah masing-masing. Lalu, bertemu di perempatan yang menjadi salah satu titik lalu lintas terpadat dijawa timur itu hanya untuk menghindari penumpukan massa demonstran dari ketiga kabupaten aparat dari polres masing-masing yang sudah siap sejak awal segera memisahkan mereka.
Massa dari Parade Nusantara Kabupaten Kediri diarahkan di lapangan sebelah barat perempatan massa dari nganjuk yang sempat melakukan longmarch langsung diminta kembali kearah Kertosono ,sedangkan massa dari jombang dihentikan dari sisi utara perempatan, barat rei kereta Api (KA)
Dengan demikian massa dari tiga tempat itu tidak bertemu secara langsung “kami mengantisipasi segala hal, karena itu satu kompi (90 personil,red) aparat gabungan dari reskrim hinga lantas kami terjun ,” ujar Kapolres Kediri AKBP Heri Wahyono kepada radar Kediri Kemarin dia ikut terjun langsung ke lokasi bersama kapolres nganjuk AKBP Anggoro Sukartono dan kapolres Jombang AKBP Marjuki
Untuk diketahui, sekitar 150 massa Perade Nusantara dari Kabupaten Kediri mengawali aksinya dengan berkumpul di Balai Desa Sukorejo, Ngasem. Mereka lalu berkonvoi dengan puluhan sepeda motor menuju Perempatan Mangkreng Purwoasri
Namun sesampainya di sana mereka tidak bias tergabung dengan masa parade nusantara dari jombang yang sudah berdiri ditepi jalan. Melainkan diarahkan diarahkan ke sebelah barat perempatan
Hal sama dilakukan oleh polisi terhadap massa Parade Nusantara dari Nganjuk yang hendak masuk ke perempatan. Setelah turun dari jembatan Kertosono menuju perempatan mereka diminta lagi ke barat . “Kami arahkan kesana tidak semakin menambah kepadatan lalu lintas,” terang Heri.
Sebelumnya massa dari Nganjuk itu berkumpul di depan stadium Kertosono, dengan membawa artribut seperti bendera, spanduk hingga alat penggeras suara mereka melakukan longmarch menuju perempatan mangkreng ,tak pelak hal ini langsung menimbulkan kemacetan sekitar dua kilometer sebab massa menguasai separo badan jalan .Beruntung aparat dari polres Nganjuk dan polres Kediri segera turun tanggan untuk mengurusinya.
Ketua Parade Nusantara Kabupaten Kediri Madani Mengatakan aksi kemarin digelar sebagai bentuk desakan agar RUUD Desa yang saat ini masih dibahas dipusat segara disahkan . Didalamnya ada sejumlah poin terikat perbaikan kesejahteraan perangkat dan perpanjangan usia jabatan yang dibahas Termasuk yang paling pertama adalah peruntukan di APBN “Dalam UU tersebut 10 persen APBN jadi hak desa. Ini yang harus kami pejuangkan,” tegas Madani seraya menambahkan bahwa aksi kemarin sekaligus untuk memperingati Hari Kebangkitan Perangkat Desa yang ditetepkan 12 januari
Terpisah, Edi santoso, Kepala Desa Kemlokolegi, Kertosono yang menjadi koordinator aksi perade nusantara Nganjuk mengatakan sengaja mengarahkan massa dalam jumlah besar untuk mendapat perhatian dan dukungan luas “Kami ingin tuntutan kami segera di dengarkan tidak bermasuk membuat jalanan macet,”katanya
Edi mengatakan, pada UU juga disebutkan penberian agaran bagi desa sebesar 10 persen dari dana APBN. Ini jauh dari alokasi sekarang yang hanya 1,3 persen. Pedahal, 70 persen penduduk tinggal diwilayah perdesaan.
Setelah Tidak boleh masuk di perempatan Mangkreng sedianya massa dari Nganjuk hendak menggelar aksi lanjutan di depan kantor Pemkab Nganjuk namun di cegah oleh pihak kepolisian karena tidak sesuai kesepakatan izinnya.”Kami tidak mau penguna jalan dirugikan karena terjebak macet,” tegas kapolres Nganjuk AKBP Anggoro Sukartono Melalui Kusubag Humas AKP Bambang Sutikno
Sementara itu, pantauan radar Kediri gara-gara ditinggal perangkatan demo beberapa kantor desa terlihat kosong. Salah satunya balai desa Sukorejo, Kecamatan Nasem Kabupaten Kediri.Kantor desa itu dijadikan Check point untuk berkunpul ratusan kepala desa dan perangkat sebelum berunjuk rasa.
Saat ditinggal aksi tak ada perangkat desa yang masuk dan beraktivitas kemarin. Selain polides yang masih melayani warga seluruh pintu ruangan tutup. Di depok luar ruang kantor bahkan ditulis penggumuman bahwa pelayanan surat menyurat dan pemerintahan hari ini libur.
Atas hal ini Ketua Parade Nusantara Kediri Madani mengatakan, tidak semua kantor desa libur dan menghentikan pelayanan pada hari itu.”memang ada beberapa libur tapi tidak semua desa.ada juga yang tetap buka,” ujar pria yang juga Kepala Desa (Kades) Karangtulung,Kecamatan Kras ini.

Sumber Radar Kediri JUMAT 13 Januari 2012


Berita Sebelumnya


RABU, 7 Desember  2011

APBD 2012 Disetujui  Bersama

Setelah melalui beberapa tahapan dan pembahasan akhirnya APBD 2012 disetujui bersama. Hal ini ditandai dengan penandatangana Nota Persetujuan Bersama Raperda tentang APBD Kabupaten Kediri tahun anggaran 2012 di ruang Graha Sabha Canda Bhirawa 6 Desember 2011 jam 19.00 wib.


SELASA, 6 Desember  2011

Kades Akan Dapat Jaminan Kesehatan

*Pemkab Jatah Dana Rp. 300 Juta Untuk Pamong Non PNS 

Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) kini tak hanya diberikan pada rakyat miskin. Para Kepala Desa dan Perangkat Desa pun bakal menikmatinya. Sebab pada 2012 nanti pemkab telah mengajukan anggaran jaminan kesehatan bagi pamong desa ini. Informasi yang dihimpun radar kediri dari rencana kerja anggaran pemkab 2012 menyebut usulan nominal anggarannya Rp 300 juta.


SENIN, 28 Nopember 2011

Bupati Sampaikan Nota Keuangan APBD TA 2012 di Depan DPRD

Bupati Kediri Haryanti Sutrisno menyampaikan nota keuangan apbd  Kab Kediri TA 2012 di depan sidang paripurna DPRD Kab Kediri (25/11).  Sidang paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Drs. H. Sentot Djamaludin dan dihadiri oleh Ketua DPRD (Erjik), Wakil Ketua (Koesjanto), Seluruh Anggota DPRD Kab. Kediri, Wakil Bupati, Sekda, jajaran Eksekutif Pemkab dan Instansi vertical.


Arsip Berita Terkini


- Parade Nusantara Surati Kemendagri Tuntut Undang-Undang Desa Segera Disahkan

- Minta Hapus Pungutan Parkir Tidak Efektif Karena Masih Dipungut

- Kurang Sebulan Abutment Baru Separo

  Rekanan Proyek Jembatan Papar Optimis Tuntas 

- Pemkab Putus Kerjasama Parkir Pemkot

  Karena Pengendara Tetap Dipungut Saat Masuk Kota

- Presentasi RKA, Komisi A Gelar RDP dengan Mitra Kerja  

- Dana Rp 4 M Baru Terserap 10 Persen 

- Target PAD Meleset, Banggar Butuh Bimtek

- Belum Ada Data Valid

- DPRD Kabupaten Kediri Menerima Kunjungan DPRD Kabupaten Tuban

- DPRD Segera Bahas KUA PPAS dan RAPBD 2012 

- DPRD Setujui 12 Raperda Kabupaten Kediri

- PDAM Disuntik Dana Rp 26 Miliar

- Seragam Baru PNS Rp. 3,84 M, Anggaran Rutin Pemkab Anggap Wajar 

- Rehab Pakai Bahan Bekas

- Mangkrak, Rumah Dinas Jadi Gudang

- Penjelasan Bupati atas 12 Raperda Kabupaten Kediri

- Data Rancu, Cemas Program Tak Tuntas

- Komisi A DPRD Mengusulkan Perda Tentang Pemilihan Perangkat Desa

- Baleg DPRD Rekomendasikan 12 Raperda

- Sarana PENDIDIKAN, Temuan Proyek Rehab SD Bermasalah Tambah 

- Ratusan Warga Semen Wadul Pemkab

- Komisi C Meminta, Pemda Tertibkan Pembukaan Lahan Ilegal di Semen

- BAMUS JADWALKAN KEGIATAN DPRD BULAN OKTOBER

- Kontraktor Bongkar Ulang Ruang SDN Ringinpitu

- Dana Cukai Cair, Dewan Ditilap

- Zikir Bersama di Atas Jembatan Mrican

- 30 % Aset Tak Jelas, Banyak Yang Kedaluwarsa dan Belum Bersertifikat

- Study Banding DPRD Kab. Sragen Bahas Raperda Inisiatif

- Pertanyakan Dana Hibah Rp 16 Milyar

- Rehab Gedung Sudah 70 Persen

- DPRD Gelar Halalbihalal

  Ingin Hubungan Eksekutif dan Legislatif  Harmonis

- Jaga Keamanan Stok Gula, Komisi B Kunjungi PG Mritjan

- DPRD Gelar Sidang Paripurna

 


OPINI


Problematika Jalanan Saat Ini

Oleh: Erjik Bintoro

Beberapa waktu yang lalu saya bertemu salah seorang teman yang menerjuni bisnis penjualan salah satu motor merk terkenal, dia cerita, bahwa di Kabupaten Kediri ada 4 dealer motor yang menjual motor dengan merk yang sama dengan yang dia pasarkan. Dia sendiri rata-rata omzet penjualannya berkisar 300 unit motor per bulan. Itupun termasuk paling sepi dibanding dealer yang lain.


BEDA TIPIS

Oleh : M. Solikin
Kadang kita sering dihadapkan pada suatu keadaan yang kontroversial atau berlawanan dalam kehidupan sehari-hari yang keduanya sebenarnya tidak benar-benar terlalu berbeda secara menyolok.

 
 

PARIPURNA


APBD 2012 Disetujui  Bersama

Setelah melalui beberapa tahapan dan pembahasan akhirnya APBD 2012 disetujui bersama. Hal ini ditandai dengan penandatangana Nota Persetujuan Bersama Raperda tentang APBD Kabupaten Kediri tahun anggaran 2012 di ruang Graha Sabha Canda Bhirawa 6 Desember 2011 jam 19.00 wib.

 

 
 

Kediri On The Spot


KAMIS, 20 Oktober 2011

ANALISIS Penyesuaian Tarif Retribusi Tidak Jelas

* Kenaikan Sewa untuk pemanfaatan Aset sampai 500% Disoal

KEDIRI KABUPATEN- dasar kenaikan tarif dalam sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda) retribusi 2011 yang diajukan pemkab dinilai tidak jelas. Apalagi proses penyesuaian tarif sehingga bisa naik 100 sampai 500 persen masih kabur.


JUMAT, 14 Oktober 2011

Tiga Jam,Transaksi Capai RP 2,4 Miliar

Kediri Kabupaten, Transaksi di pasar lelang komoditas pertanian Agro I di basement Simpang Lima Gumul (SLG),Ngasem, cukup prospektif.  Hanya dalam tempo tiga jam,per putaran uang bisa menembus Rp 2,4 miliar.


JUMAT, 14 Oktober 2011

Gelar Upacara Hari Jadi Pemprov Jatim

Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mengelar upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-66 Provinsi Jawa Timur kemarin. Upacara dilaksanakan di Lapangan Pemkab Kediri.Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wakil Bupati Kediri Drs H Masyuri MM.


Arsip Berita


- Hanya 20 Persen Yang Nikmati Kredit UMKM

- Bupati Haryanti Kunjungi 7 Desa di Banyakan, Pantau

   Pelaksanaan Proyek Dana Hibah 

- Bioskop Kelud Segera Operasional

- Setahun Rusak, Jembatan Sukoanyar Mojo Mulai Diperbaiki 

- Bupati Haryanti Tinjau 15 Desa

- PEMKAB ALOKASIKAN Rp. 0.5 M

- Penyaluran BOS Kembali ke Sistem Lama

- KANTOR IMIGRASI SEGERA BEROPERASI DI DOKO KAB. KEDIRI

- SE tidak jaDi keluar, Formula Belum Jelas

- PEMKAB TAMBAH PENGHASILAN KADES

- Tak Serakah Tapi Tak Mau Rugi

  Ketika Sekdes Mendapat Gaji Dobel 

- Sekdes Minta 70 %, Kades 30 %

- Rawan Konflik, Konsep Raperda Belum Tuntas

- KADES KHAWATIR SE BUPATI PICU GEJOLAK

 

 
 

 
   
 

DPRD Kab. Kediri Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Telp. (0354)681862 Fax (0354)695883

Copyright © 2009 - 2014 DPRD Kabupaten Kediri Jawa Timur - Indonesia

Email : setwan@dprdkedirikab.go.id